Selasa, 27 Oktober 2009

cheese

the day of blogger

finally, yesterday is the day of blogger, i hope human of indonesia can write they idea in blog, because good for information indonesia in same people indonesia whatever it :), the information is very different for grow the development of one's own , with information some one not outdated, also update :)
i hope many blog write about education indonesian, because with education people-people indonesia tobe smart. and can compete with the human in the other country...

advanced Indonesia.. !!!!

Kamis, 22 Oktober 2009

Untuk separuh jiwaku

Kurangkai sebuah tulisan ini
Untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini
Untuk dirimu yang selalu mempesona
memahamiku,mencintaiku apa adanya tidak kurang tidak lebih

Wahai perhiasan terindahku....
dimanapun engkau berada sekarang jangnlah gundah,janganlah gelisah
telah kulihat wajahmu dan aku mengerti
betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku
percayalah padaku,akupun rindu akan hadirmu
aku akan datang,tapi mungkin tidak sekarang
karena jalan ini masih panjang
banyak hal yang menghadang
hatiku pun melagu dalam nada angan
seolah sedetik tiada tersisakan
resah hati tak mampu aku hindarkan
gelisah dalam diri,itu tanda aku sayang

Ukhtiku...
saat ini aku hanya bisa mengagumimu
hanya bisa merindukanmu
dan tetap berharap terus berharap
berharap kita akan bersama
jangan pernah berhenti berharap
karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup..

Kau terindah diantara bunga yang pernah Aku miliki dahulu
Kau teranggun diantara dewi yang pernah Aku temuai dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta untuk Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi
Kau teranggun yang pernah aku temui
Untuk kamu yang selalu aku nanti ,wahai engkau separuh jiwaku.........


Senin, 05 Oktober 2009

PENDIDIK (PART 1)

Pendidik biasa di sebut juga guru, yaitu orang yang mengajar sesuatu ke pada orang lain / anak muridnya, seorang pendidik di sebut berhasil apabila:
1. Menyadari bahwa dia akan mendidik, dan menyampaikan sesuatu dengan kejujuran atau keihlasan semata2 untuk mendapatkan ridha-NYa, sehingga dapat tersampaikan dengan baik
2. Seorang pendidik , dalam memberikan sebuah pelajaran atau ilmu, harus menghidupkan hatinya dengan apa yang sedang iya ucapkan sehingga membuat perkataannya menjadi sangat berbobot dan berpengaruh dalam jiwa seorang murid, karena apabila pendidik menyampaikan materinya dari hati akan tersmbung ke hati pula, dan apabila hanya keluar dari mulut saja tidak lebih hanya sampai ke telinga
3. menguasai metode dan mengenali ruang lingkup pendidikan. Pengubahan bermacam-macam interaksi yang ada di dalam dan di sekitar momen belajar. Interaksi-interaksi ini mencakup unsur-unsur untuk belajar efektif yang mempengaruhi kesuksesan siswa. Interaksi-interaksi ini mengubah kemampuan dan bakat alamiah siswa menjadi cahaya yang akan bermanfaat bagi mereka sendiri dan bagi orang lain. Menyingkirkan hambatan yang menghalangi proses belajar alamiah dengan secara sengaja menggunakan instrukmen, mewarnai lingkungan sekeliling, menyusun bahan pengajaran yang sesuai, cara efektif penyajian dan ?keterlibatan aktif?. (Quantum Teaching, Bobbi DePotter dkk, 1999)
4. Senantiasa menambah ilmu. Senantiasa menambah ilmu dan mendalaminya, terutama biang ilmu yang hendak diajarkannya, ilmu apa saja. Sangat berbahaya jika seorang pendidik mengajarkan ilmu tanpa menguasainya. Sering terjadi kesalahan pada pendidik akan menghilangkan kepercayaan siswa kepada pendidiknya, jika sudah demikian akan terjadi ketidak serasian proses belajar, sehingga ilmu yang ditranformasikan tidak banyak memberikan pengaruh kepada siswa. (Muhith Muhammad Ishaq,2002).
5. Seorang pendidik harus memiliki argumen yang kuat untuk mendukung makna yang diutarakan dan harus memperhatikan kesesuaian argumen dengan makna tersebut. Ia harus memiliki keluasan dalam memilih argumen,
6. keteladanan. Siswa sering mencari-cari alasan untuk tidak tertarik: lubang-lubang dalam cerita kita, kontradiksi, ketidaksesuaian antara kata-kata dan tindakan kita. Tetapi semakin banyak kita memberi teladan, semakin mereka tertarik dan mulai mencontoh kita. Mengapa mereka tertarik? Karena mereka merasakan kesebangunan, kecocokan antara keyakinan dan perkataan kita dengan perbuatan kita. Jadi memberi teladan adalah salah satu cara ampuh untuk membangun hubungan memahami orang lain. Ini juga berarti anda tak usah terlalu bersusah payah, tetapi dampak untuk murid tetap lebih kuat. Plus keteladanan akan menambahkan kekuatan ke dalam pengajaran anda.? (Quantum Teaching, Bobbi DePotter dkk, 1999)
7. bukan eksekutor. Penelitian menunjukan bahwa ketidakberhasilan anak didik dalam berimfrovisasi dan berprestasi lebih didominasi oleh karena perlakuan lingkungnan yang melingkupi kehidupannya Ia harus menghindari klaim dan mengeksekusi anak didik dengan mendeskriditkan atau membebani mereka dengan sesuatu yang sulit untuk diwujudkan mereka, bila tidak ada keterpaksaan yang menyebabkan hal itu, itupun harus disertai dengan pendekatan yang mempertimbangkan segala aspeknya, itu pun masih dalam kerangka mendidik.
8. menghargai waktu. Pendidik teladan harus bertanggung jawab atas waktu mendidiknya. karenanya ia harus membiasakan diri hadir tepat waktu dan berusaha sekuat tenaga memberikan bekal yang baik, sesuai dengan waktu yang tersedia. Ia tidak boleh bakhil dalam mengutarakan materi tatkala yang hadir Cuma sedikit, karena boleh jadi manfaat penjelasannya bagus dan para pendengar terkesan dengannya, maka hendaknya ia mengembalikan keutamaan kepada Allah, bukan kepada kehebatan diri sendiri.
9. tidak mengabaikan pesan moral, Pendidik harus memberikan perhatian serius terhadap masalah keimanan dan kualitas pelaksanaan ibadah, dari segi kebenaran hukum-hukumnya dan penghayatan rahasia-rahasianya atau suasana hati dalam melaksanakannya, sehingga dapat membuahkan ketaqwaan dan ketinggian rohani. Ia harus memberikan perhatian khusus pada aspek akhlaq. Karena upaya meninggalkan akhlak tercela dan menghiasi diri dengan akhlak mulia itu butuh waktu, tenaga, kesabaran, pemeliharaan, pemantauan dari dekat dan pengawasan.Dengan demikian kredibelitas seorang pendidik yang hanya membanggakan diri dengan sekedar memfokuskan terhadap proses trasformasi semata adalah tidak pada tempatnya lagi-bahkan telah menyalahi standarisasi keilmiahan ilmu pendidikan itu sendiri. Sungguh tidak sehat sekiranya kita (para pendidik) mengajarkan kepada semua orang bahwa alam raya merupakan sumber belajar yang dapat memberikan segudang informasi, sementara siapa dibalik penciptaan alam raya itu kemudian dinafikan (disembunyikan) dengan dalih agar tetap mempertahankan standarisasi keilmiahan sebuah cabang ilmu. Oleh karenanya kepiawaian kita berbicara selamanya akan tetap berbeda dengan realitas dan nilai kebenaran yang hakiki. Inilah yang kemudian menghancurkan peradaban dan mengharubirukan sejarah kelam manusia sepanjang sejarahnya.

Aliran-aliran Klasik dalam Pendidikan dan Pengaruhnya Terhadap Pemikiran Pendidikan di Indonesia (part2)

lingkungan belajarnya sendiri sesuai dengan minat dan perhatiannya.
Dengan demikian, aliran Naturalisme menitikberatkan pada strategi pembelajaran yang bersifat paedosentris; artinya, faktor kemampuan individu anak didik menjadi pusat kegiatan proses belajar-mengajar.
d. Aliran Konvergensi
Aliran Konvergensi dipelopori oleh Wlliam Stern, ia berpedapat bahwa seorang anak dilahirkan di dumia sudah disertai pembawaan baik maupun pembawaan buruk. Proses perkembangan anak, baik faktor pembawaan maupun faktor lingkungan sama sama mempunyai peranan sangat penting. Bakat yang dibawa pada waktu lahir tidak akan berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan lingkungan sesuai untuk perkembangan anak itu.
aliran Konvergensi menganggap bahwa pendidikan sangat bergantung pada faktor pembawaan atau bakat dan lingkungan.
e. Pengaruh Aliran Klasik terhadap Pemikiran dan Praktek Pendidikan di Indonesia
Di indonesia telah di terapkan berbagai aliran-aliran pendidikan, penerimaan tersebut dilakukan dengan pendekatan efektif fungsional yakni diterima sesuai kebutuhan, namun ditempatkan dalam latar pandangan yang konvergensi.

Aliran-aliran Klasik dalam Pendidikan dan Pengaruhnya Terhadap Pemikiran Pendidikan di Indonesia (part1)

a. Aliran Empirisme
Aliran empirisme bertolak dari Lockean Tradition yang mementingkan stimulsi eksternal dalam perkembangan manusia, dan menyatakan bahwa perkembangan manusia, dan menyatakan bahwa perkembangan anak tergantung kepada lingkungan, sedangkan pembawaan tidak dipentingkan. Pengalaman yang diproleh anak dalam kehidupan sehari-hari didapat dari dunia sekitarnya yang berupa stimulan-stimulan. Stimulasi ini berasal dari alm bebaqs ataupun diciptakan oleh orang dewasa dalam bentuk pendidikan. Tokoh perintisnya adalah John Locke.
Kelemahan aliran ini adalah hanya mementingkan pengalaman. Sedangkan kemampuan dasar yang dibawa anak sejak lahir dikesampingkan. Padahal, ada anak yang berbakat dan berhasil meskipun lingkungan tidak mendukung.
b. Aliran Nativisme
Aliran Nativisme bertolak dari Leinitzian Tradition yang menekankan kemampuan dalam diri anak, sehingga faktor lingkungan termasuk faktor pendidikan, kurang berpengaruh terhadap perkembangan anak. Hasil prkembangan tersebut ditentukan oleh pembawaan yang sudah diperoleh sejak kelahiran. Lingkungan kurang berpengaruh terhadap dan pendidikan anak.
Nativisme berpendapat, jika anak memiliki bakat jahat dari lahir, ia akan menjadi jahat, dan sebaliknya jika anak memiliki bakat baik, ia akan menjadi baik. Pendidikan anak yang tidak sesuai dengan bakat yang dibawa tidak akan berguna bagi perkembangan anak itu sendiri.

c. Aliran Naturalisme
Aliran ini dipelopori oleh J.J Rosseau. Rosseau berpendapat bahwa semua anak baru dilahirkan mempunyai pembawaan buruk. Pembawaan baik akan menjadi rusak karena dipengaruhi lingkungan. Pendidikan yang diberikan orang dewasa malah dapat merusak pembawaan baik anak itu.
Naturalisme memiliki tiga prinsip tentang proses pembelajaran (M. Arifin dan Aminuddin R., 1992: 9), yaitu:
a. Anak didik belajar melalui pengalamannya sendiri. Kemudian terjadi interaksi antara pengalaman dengan kemampuan pertumbuhan dan perkembangan di dalam dirinya secara alami.
b. Pendidik hanya menyediakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Pendidik berperan se¬bagai fasilitator atau narasumber yang menyediakan lingkungan yang mampu mendorong keberanian anak didik ke arah pandangan yang positif dan tanggap terhadap kebutuhan untuk memperoleh bimbingan dan sugesti dari pendidik. Tanggung jawab belajar terletak pada diri anak didik sendiri.
c. Program pendidikan di sekolah harus disesuaikan dengan minat dan bakat dengan menyedia¬kan lingkungan belajar yang berorientasi kepada pola belajar anak didik. Anak didik secara bebas diberi kesempatan untuk menciptakan lingkungan

Kamis, 24 September 2009

for EL

aku rangkai puisi ini untukmu…
dengan sederhana…
dan sangat biasa…
el….
sudah berapa lama kita tidak bertemu?
bertatap mata…
walau kamu hanya sanggup menatapku dalam hitungan detik…
setelah itu kmu tersipu malu
dan tak pernah bisa menatap mataku lagi
yang ada kamu hanya bisa tertawa terbahak"
dengan wajah yang merah merona…
apalagi jika kamu aku ajak berbicara…
dalam hitungan detik
aku tak tahu entah kemana wajahmu
dan dengan siapa aku berbicara…
kapan kita bisa ketemu el…?

ical 
12012009
Jeddah



Rabu, 23 September 2009

Selalu mencintaimu


Kelap dalam syahdu sapa malam ini....
bertahtahkan cinta yang menusuk palung hati....
Membawaku khusyuk dalam doa untuk tidur dan mimpimu....
Sejahtera bumi yang kau pijak....
Damailah hati yang kau jaga....
Tasbihkanlah segala damba yang kuiba dalam jejaknya, dalam alurnya....
Semoga setia bukan niskala....
Apa yang ingin aku bela dari cintaku padamu saat ini...?
Satu-satunya alasan adalah karena engkau telah menjadikanku manusia yang punya jiwa....
Bisa mencintaimu bersama gelisah dan rindu yang hadir, membawa catatan terindah dalam hidupku....
Jujur ku akui, tak pernah aku merasakan cinta memagutku sedemikian dalam....
Karenamu jua aku bisa menjalani anugerah ini....
Engkau bukan saja terbaik, tapi juga terdalam yang aku temui dalam pengembaraan ini....
Mencari apa itu arti cinta sebenarnya, tidak pernah aku bertanya mengapa....??
Aku hanya bisa merasakan dan menjalaninya....
Yang aku tahu, aku mencintaimu....
Tak perduli waktu telah menebasku dan menjadikanku semakin tua....
Semoga cinta kita bukan hanya mimpi, tapi nyata....




Selamat tidur sayang....


puisi ini di dedikasikan untuk seseorang yang masih di cintai oleh nya
( karya buble Jazz )
  ROck n Roll

Selasa, 22 September 2009

Sebuah Jawaban


Saatku jenuh
Ku Ingin berpaling padamu
tpi cintamu tetap dihatiku

ku mencoba mencari sesuatu yang tak pernah kau berikan
Lalu ku ingin mendekatkan dengan yang lain
Tpi disaat itu juga yang lain menjauhkan dirinya padaku
dan disaat itu juga cintamu hadir padaku

Ku telah mencoba berkali - kali
tetapi kejadian itu berulang kali terjdi padaku
sekarang ku sadar bahwa itulah jwaban

Kusadar akan itu semua
Ku akan tetap menjaganya tuk selamanya..
                                                                            (Karya : Adam Syair)

Merindukan Seseorang


malam semakin gelap
dan dinginnya malam mulai menyelimuti tubuhku
ku beranjak ke tempat tidur
kuraih selimut dan ku peluk guling
ku coba menutup mata
dan membayangkan
wajah kekasihku yang jauh di sana
kucoba merasakan kembali hangat pelukannya
dan mesra senyumannya
yang selalu membuatku rindu padanya..
                                                      kau selalu di sampingku tuk selamanya
(karya: Hikmah )

Minggu, 20 September 2009

sasi dan ai


dia adalah keponakan kembarku...
umurnya baru 2 tahun tapi badannya bonsor euy..
klo pake baju se ukuran 3-4 taun
huft..

lucu banget tapi kadang nyebelin (he.3 namanya juga anak kecil)

sama tapi tak serupa:),

dia menyukai makanan yang berupa cokelat
hehehe.3

apabila salah satunya mukul.... yang satunya akan membalas beberapa menit kemudian

apabila pipi2 di cium di selalu bilang

uwh... bau acem...

sapa yang bau acem?

tante

hihihiihiii....

yang sasi hobi menyanyi.. (isabella, dan tak gendong hihii..). klo sasi susah inget
yang ai hoby ngomong dan selalu ingat barang yang ia taruh

dan hoby yang sama yaitu ngempeng

hihiihi...

sepertinya tanpa empeng hidupnya terhenti atau tak berwarna haahahaa.3

sering ngambek, sering nangis, sering mukul,

apabila dia sudah merasa bosan mereka  ngelawak sendiri wkwkwkwk..
menirukan seorang nenek2 yang bongkok lagi jalan (emm.. jangan2 nnti udh gede jadi pemain teater)

musuh tersebar dia adalah seekor kucing yang ada di rumah
wush wush..  sambil ketakutan..
dan kucingnya pun takut juga
ya.. jadi sama2 takud lah..

hihihii

ngeliat ekspresi kucing n ekspresi ci kembar yang ketakutan
hahaha.....
susah untuk di gambar kan..

sekarang ci hobinya mereka nulis..

coret2 kertas dan minta di gambarin, obil (mobil ), kupu-kupu, poon (pohon),

abis de kertas di hoz w
:-).. wkwkwkwk...

sayang banget am neneknya ampe2 w ga boleh megang ma2 w sendiri huhuuu.3